PANGANDARAN, BERISIKABAR.COM β Organisasi filantropi, Lembaga Amil Zakat (LAZ) Zakat Sukses, menjalankan program berkelanjutan bertajuk “Dai Pelosok Negeri Tunanetra” di Kabupaten Pangandaran. Sejak November 2025, program ini fokus memperluas akses Al-Qur’an tunanetra Pangandaran melalui penyaluran Al-Qurβan Braille dan Al-Qurβan Speaker. Sebanyak 35 santri tunanetra di wilayah tersebut kini dapat belajar dan menghafal Al-Qurβan dengan fasilitas yang lebih memadai.
Inisiatif LAZ Zakat Sukses ini bertujuan konkret dalam mewujudkan pendidikan yang inklusif, khususnya bagi penyandang disabilitas netra. Kegiatan penyaluran dilaksanakan di lingkungan pesantren di Kabupaten Pangandaran. Penyaluran fasilitas ini dilakukan sesuai kebutuhan masing-masing santri dan dikoordinasikan secara ketat dengan pengelola pesantren untuk memastikan pemanfaatan yang optimal dalam kegiatan belajar mengajar harian.
Program “Dai Pelosok Negeri Tunanetra” tidak hanya berhenti pada distribusi sarana. Pendampingan pembelajaran juga dilakukan secara rutin oleh guru dan pembimbing pesantren, memastikan 35 santri dapat memanfaatkan fasilitas tersebut secara maksimal.
Dua jenis perangkat Al-Qurβan disalurkan dengan fungsi spesifik untuk mendukung proses pembelajaran santri tunanetra:
Kombinasi kedua fasilitas ini menciptakan ekosistem pembelajaran yang komprehensif, mengakomodasi berbagai gaya belajar dan kebutuhan individual santri dalam mencapai penguasaan Al-Qurβan.
Kabupaten Pangandaran dipilih sebagai lokasi pelaksanaan program karena sebelumnya masih menghadapi keterbatasan signifikan dalam akses Al-Qur’an tunanetra Pangandaran, termasuk ketersediaan Al-Qurβan Braille dan perangkat audio khusus. Sejak program ini berjalan pada November 2025, proses pembelajaran di pesantren menjadi lebih terstruktur dan inklusif. Data menunjukkan, santri penerima manfaat mengalami peningkatan kepercayaan diri serta konsistensi dalam menghafal Al-Qurβan.
LAZ Zakat Sukses menyalurkan program ini sebagai bagian dari komitmennya untuk memperluas manfaat zakat, khususnya di bidang pendidikan dan dakwah. Keberlanjutan program “Dai Pelosok Negeri Tunanetra” di wilayah pelosok seperti Pangandaran sangat bergantung pada dukungan para donatur. Kontribusi mereka berperan penting dalam memastikan fasilitas dan pendampingan terus tersedia bagi para santri.
Secara keseluruhan, program Dai Pelosok Negeri Tunanetra di Kabupaten Pangandaran menghadirkan solusi konkret atas keterbatasan akses Al-Qur’an tunanetra Pangandaran. Melalui penyaluran Al-Qurβan Braille dan Al-Qurβan Speaker oleh LAZ Zakat Sukses, pembelajaran menjadi lebih inklusif dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat pemerataan dakwah di daerah. Untuk informasi lebih lanjut mengenai program pendidikan inklusif lainnya, kunjungi kanal berita kami di www.berisikabar.com.