Di tengah proses gugatan cerai dan hak asuh anak yang sedang berjalan, publik kembali dikejutkan dengan langkah Ruben Onsu. Pihak presenter kondang ini secara resmi mengajukan permintaan
audit nafkah anak Ruben Onsu yang selama ini diberikan. Sorotan utama tertuju pada angka fantastis yang disebut-sebut mencapai Rp200 juta per bulan untuk pengeluaran anak di bawah umur. Permintaan ini memunculkan pertanyaan besar mengenai transparansi dan kewajaran dalam pengelolaan dana nafkah.
Proses perceraian antara Ruben Onsu dan Sarwendah telah memasuki babak baru di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Di tengah persidangan yang berfokus pada hak asuh ketiga anak mereka, pihak Ruben Onsu melalui kuasa hukumnya secara eksplisit meminta pengadilan untuk melakukan audit terhadap penggunaan dana nafkah yang telah disalurkan. Permintaan audit nafkah anak Ruben Onsu ini dilatarbelakangi oleh dugaan pengeluaran bulanan yang mencapai Rp200 juta. Angka tersebut, menurut pihak Ruben, menimbulkan keraguan akan kewajarannya, mengingat status anak-anak yang masih di bawah umur. Langkah ini diambil sebagai upaya untuk memastikan akuntabilitas dan transparansi dalam pengelolaan keuangan anak-anak.
Secara hukum, permintaan audit nafkah anak Ruben Onsu dapat menjadi alat bagi pengadilan untuk meninjau kembali kewajaran besaran nafkah serta penggunaannya. Pengadilan akan mempertimbangkan berbagai aspek dalam menentukan naf