Penguatan keluarga dinilai penting dalam membangun masyarakat yang kuat dan pembentukan karakter generasi. Peran keluarga diperkuat dalam agenda pembangunan manusia.
berisikabar.com – 05-10-2026 — Keluarga memegang peranan sentral dalam membangun karakter dan nilai generasi mendatang. Dalam sebuah kegiatan Sosialisasi Konsepsi Dasar Partai (SKDP) yang diadakan PKS DKI Jakarta, peran keluarga sebagai pondasi pembentukan nilai, karakter, dan kualitas generasi kembali mendapat perhatian serius.
Keluarga adalah lingkungan utama dan unit terkecil masyarakat yang menjadi tempat awal pembinaan individu. Dalam penjelasan yang disampaikan Reti Riseti, Ketua Komisi Pembangunan dan Ketahanan Keluarga MPP PKS, keluarga tidak hanya membangun sistem relasi internal antara anggotanya, tapi juga menjadi tempat pertama pendidikan karakter dan nilai bagi setiap generasi.
Pembentukan karakter dan nilai tidak dapat dilepaskan dari proses pendidikan, komunikasi, serta keteladanan yang berlangsung di lingkungan keluarga. Reti menyebut, “Ketahanan keluarga merupakan bagian penting dari ketahanan masyarakat. Karena itu, perhatian terhadap keluarga perlu ditempatkan sebagai bagian dari agenda pembangunan manusia dan kehidupan sosial yang berkelanjutan.”
Ketahanan sosial, pembinaan generasi, dan kualitas relasi antaranggota keluarga sangat dipengaruhi oleh kekuatan fondasi keluarga. Keluarga yang tangguh memberikan kontribusi besar pada terbentuknya masyarakat yang sehat dan produktif. Keluarga dapat menjadi aktor aktif dalam mencari solusi terhadap berbagai persoalan sosial, bukan sekadar penerima manfaat dari program sosial.
Percepatan perubahan sosial menghadirkan tantangan baru, sekaligus membuka peluang bagi keluarga agar tetap relevan dan mampu menjalankan fungsinya. Menurut Reti, keluarga perlu memperoleh penguatan kapasitas sehingga dapat optimal dalam menjalankan fungsi pendidikan, pembinaan karakter, pengasuhan, dan perlindungan.
Reti menegaskan bahwa membangun keluarga kuat tidak dilakukan secara instan, namun melalui proses pembinaan, keteladanan, komunikasi, dan kepedulian yang berkesinambungan. Kegiatan sosialisasi SKDP menekankan pentingnya mengarusutamakan keluarga di berbagai aktivitas pembinaan masyarakat.
Keluarga harus ditempatkan sebagai salah satu pusat utama pembinaan manusia agar kontribusinya terasa nyata dalam membangun lingkungan sosial yang konstruktif dan produktif.
Reti menyampaikan bahwa pembinaan individu seyogianya dimulai dari rumah. Dengan selarasnya prioritas pembangunan dan ketahanan keluarga, diharapkan masyarakat yang terlahir memiliki daya tahan dan sikap kepedulian sosial tinggi. Ia menuturkan, “Keluarga yang kuat tidak terbentuk secara instan. Ia dibangun melalui proses pembinaan, keteladanan, komunikasi, dan kepedulian yang dilakukan secara terus-menerus.” Selain itu, penguatan keluarga sebagai agenda pembangunan manusia dimaksudkan agar nilai-nilai karakter dan relasi positif dapat terwujud di tataran masyarakat luas.
Melalui penguatan keluarga, masyarakat mendapatkan landasan kuat untuk membangun generasi yang berkualitas. Agenda pengarusutamaan keluarga perlu diangkat oleh semua pihak sebagai fokus dalam perencanaan pembangunan manusia ke depan. Pembaca dapat mengikuti berita terkait untuk memperdalam isu ini.
Sumber: pks.id
platform media online yang berdedikasi untuk menyampaikan berita dan informasi yang berfokus pada penyajian fakta dan peningkatan kesadaran masyarakat.