FLOATING ADS
FLOATING ADS
TOP ADS

Ustaz Bany Ahmad Djaelani Tekankan Pentingnya Syukur dan Kualitas Ibadah di Kajian Sebelum Ifthar

POST ADS

Jumat, 6 Maret 2026, suasana khidmat menyelimuti pelaksanaan Kajian Sebelum Ifthar yang diselenggarakan di lingkungan Lembaga Zakat. Acara yang menjadi agenda rutin selama bulan suci Ramadhan ini menghadirkan Ustaz Bany Ahmad Djaelani, S.Akun, M.Hun, sebagai pembicara utama. Dalam ceramahnya, Ustaz Bany menekankan pentingnya merenungi makna syukur serta bagaimana meningkatkan kualitas ibadah, khususnya shalat, untuk meraih keberkahan Ramadhan secara maksimal.

Memaknai Syukur dalam Kehidupan Sehari-hari

Ustaz Bany Ahmad Djaelani membuka kajian dengan menggarisbawahi esensi syukur. Menurutnya, salah satu makna syukur adalah kemampuan menghargai anugerah sekecil apa pun. “Apabila kita tidak mampu mensyukuri hal yang kecil, maka kita pun tidak akan bisa mensyukuri hal yang besar,” ujar Ustaz Bany. Ia mengajak jamaah untuk memperhatikan nikmat-nikmat terdekat, seperti kehadiran keluarga, kerabat, atasan, tim, hingga rekan kerja.

Dalam kesempatan itu, Ustaz Bany juga mengingatkan bahwa Allah SWT selalu dekat dengan hamba-Nya, sebagaimana termaktub dalam Al-Quran Surah Al-Baqarah. Kesadaran akan kedekatan Allah ini menjadi fondasi utama dalam membangun rasa syukur yang mendalam.

Strategi Meningkatkan Kualitas Ibadah di Bulan Ramadhan

Untuk memaksimalkan ibadah selama Ramadhan, Ustaz Bany Ahmad Djaelani menawarkan beberapa strategi praktis. Ini bertujuan agar setiap Muslim dapat menjalani bulan suci ini dengan lebih bermakna dan produktif. Adapun poin-poin penting yang disampaikan dalam Kajian Sebelum Ifthar tersebut meliputi:

POST ADS
  • Menjadikan Aktivitas sebagai Nikmat

    Mensyukuri setiap aktivitas yang dijalankan akan mengubahnya menjadi sesuatu yang nikmat. Dengan bersyukur, Allah menjanjikan tambahan nikmat yang tiada terhingga. Hal ini akan membuat segala kesibukan menjadi ladang pahala.

  • Menguatkan Hati dengan Ketenangan dan Kesabaran

    Manusia dikaruniai hati sebagai pusat kendali emosi dan spiritual. Menjaga ketenangan hati dan melatih kesabaran adalah kunci. Ustaz Bany mengingatkan untuk senantiasa memohon pertolongan Allah SWT melalui kesabaran dan shalat.

  • Memperbaiki Kualitas Shalat

    Shalat, meskipun menjadi tiang agama, seringkali dirasakan amat berat, terutama bagi orang-orang dengan keimanan yang lemah. Banyak yang menjalankan ibadah shalat di bawah standar, kecuali mereka yang benar-benar khusyuk. Perbaikan shalat harus dimulai dari persiapan, saat shalat, hingga setelah shalat, agar tidak menyerupai kondisi yang digambarkan dalam Surah Al-Ma’un. Shalat yang berkualitas berfungsi sebagai perisai, mencegah perbuatan keji dan mungkar.

  • Memperbaharui Niat karena Allah SWT

    Setiap perbuatan bergantung pada niatnya. Jika seseorang bekerja hanya untuk mendapatkan pengalaman, maka hanya itu yang akan didapatkannya. Namun, jika niatnya karena Allah SWT, maka insyaAllah semua keberkahan akan menyertai, mulai dari rezeki, pengalaman, hingga jodoh. Menuntut ilmu dengan niat karena Allah juga merupakan jalan kebaikan.

    POST ADS

Tingkatkan Kontribusi dan Amalan di Bulan Suci

Ustaz Bany juga menyoroti seruan Allah dalam Al-Quran yang kerap menggunakan kata-kata ajakan untuk bergerak dan bergegas, seperti “berjalanlah kamu,” “bersegeralah kamu,” atau “berlarilah kamu.” Ini menegaskan pentingnya proaktivitas dalam beribadah dan beramal saleh.

Khusus bagi mereka yang berkecimpung di Lembaga Zakat, Ustaz Bany mengingatkan bahwa zakat adalah perintah dahsyat dan salah satu rukun Islam. Tidak melaksanakannya dapat berdampak pada status keislaman. Ia merujuk pada tiga dampak positif orang berzakat (At-Taubah 103) dan kategori penerima zakat (At-Taubah 60). Mengelola harta yang telah disucikan Allah adalah amanah besar yang berlipat ganda pahalanya, terutama saat membantu sesama.

Menjelang malam Nuzulul Quran, Ustaz Bany Ahmad Djaelani berpesan kepada seluruh jamaah untuk meningkatkan intensitas membaca Al-Quran. “Semoga Allah SWT senantiasa memberikan hasil dari setiap upaya dan kontribusi kita menjadi amal jariah,” tutup Ustaz Bany dalam Kajian Sebelum Ifthar tersebut. Ikuti terus berita dan liputan kajian Islami lainnya hanya di www.berisikabar.com.

Facebook Comments Box

POST ADS

POST ADS
You might also like
TOP ADS